November 26, 2008

MAJIKAN SENDIRI

***Menjadi Majikan Bagi Diri sendiri***

Menjadi Majikan Bagi Diri sendiri
"Miskin dan kaya adalah nasib" ini adalah mitos yang
berlaku di dalam masyarakat, khususnya di negara
berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.

Kita sering mendengar, bahkan mungkin termasuk di
antara kita pernah berucap; miskin sudah merupakan
nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, nasib
tidak mungkin berubah, karena ini sudah suratan
takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan
dari "sononya" kaya, maka usaha apa pun, bahkan kerja
"seenaknya"pun bisa menjadikan kita sukses dan kaya.

Entah sudah berapa abad umur mitos seperti ini, sadar
atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam
masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos m! odern
yang destruktif, seperti; bila kita berpendidikan
rendah, hanya lulusan SMA/SMP/ SD, ( bahkan S1, namun
merasa hanya lulusan universitas lokal), maka spontan
yang timbul di benak kita adalah kita sulit maju,
sulit sukses dan kaya.

Dengan rendahnya persepsi terhadap diri sendiri
seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos
yang menyesatkan. Hal ini akan mempengaruhi sikap
mental dalam praktek di kehidupan nyata, sehingga
menghasilkan kualitas hidup "ala kadarnya" atau
sekedar hidup. Jika mitos seperti ini terus menerus
dipercaya dan sampai memasuki pikiran bawah sadar
kita, maka mitos seperti itu akan melahirkan "nasib
gagal", dan kalau mitos negative seperti itu dimiliki
oleh mayoritas masyarakat kita, lalu bagaimana mungkin
kita bisa mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada
cita cita bangsa, yaitu; masyarakat adil-makmur dan
sejahtera.

Kemiskinan sering kali merupakan penyakit dari pikiran
dan hasil dari ketidaktahuan kita tentang prinsip
hukum kesuksesan yang berlaku. Bila kita mampu
berpikir bahwa kita bisa sukses dan mau belajar, serta
menjalankan prinsip-pinsip hukum kesuksesan, mau
membina karakteristik positif, yaitu; punya tujuan
yang jelas untuk dicapai,disiplin, mau kerja keras,
ulet, siap berjuang dan semangat belajar, maka pasti
akan terbuka kemungkinan- kemungkinan atau
aktifitas-aktifitas produktif yang dapat merubah nasib
gagal menjadi sukses. Miskin menjadi kaya!

Bangun karakter sukses!Seperti pepatah dalam bahasa
Inggris "character is destiny", kharakter adalah
nasib.

Hancurkan mitos "Miskin adalah nasib saya"

Tidak peduli bagaimanapun Anda hari ini, dari
keturunan siapa, berwarna kulit apa, atau apa latar
belakang pendidikan Anda. Ingat, Anda punya hak untuk
sukses!!!

Jadilah majikan bagi nasib diri sendiri kita adalah
penentu masa depan kita sendiri!

Seperti filosofi yang lahir dari kristalisasi
perjuangan sepanjang kehidupan saya, yang telah
terbukti yakni : Success is my right! Sukses adalah
hak saya! atau arti panjangnya : Kesuksesan bukan
milik orang-orang tertentu. Sukses milik Anda, milik
saya, dan milik siapa saja yang benar-benar menyadari,
menginginkan, dan memperjuangkan dengan sepenuh hati.

Dengan semangat dan sikap mental sukses adalah hak
saya! serta siap berjuang habis-habisan , saya yakin
nasib kita pasti berubah lebih baik, karena Tuhan
tidak akan tinggal diam untuk membantu kita!

Success is my right !

Tidak ada komentar: